Wednesday, 21 September 2011

aku sedih

Ya Allah..
Aku sedih hari ini
saat lantunan kalimah dari mereka
menyeru hati ini..
mengumpat apa yang dikata
hanya dalam hati ku berbicara.
'diamlah kamu! lidahmu itu lebih berbisa dari sebilah pedang!'

Ya Allah,
aku sedih kembali
mereka hanya bergurau
namun ku regut jiwa ini agar kecewa.
itulah aku insan biasa
punya fitrah manusia seperti dan sama dengan manusia di luar sana
yang lemah saat diragut oleh sebilangan manusia
sedih melihat perilaku yang sering mejadi tontonan mata.

janganlah menyakiti saudaramu sendiri sama ada diriku dan saudara yang lain.
apatah lagi kata-kata yang tidak boleh diterima
walau hanya untuk bersenda
sensitiviti manusia itu berbeza dan tidak sama
wahai diri, wahai manusia..
fikirlah selidikilah pilihlah kata-kata yang penuh hikmah
yang baik untuk didengar
mahupun kalimah-kalimah Allah yang indah.

kucuba mengingati hadis Rasul kita, Muhammad..

andai kita orang yang beriman,perlulah berkata baik ataupun diam..
menunjukkan bahwa perkatan yang baik itu lebih utama daripada diam, dan diam itu lebih utama daripada berkata buruk
dan Rasulullah pun ada berkata ;
-Bukankah manusia terjerumus ke dalam neraka karena tidak dapat mengendalikan lidahnya.


Baginda bersabda lagi..

-Tiap ucapan anak Adam menjadi tanggungjawabnya, kecuali menyebut nama Allah, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah kemungkaran..


Allah berfirman :
Apapun kata yang terucapkan pasti disaksikan oleh Raqib dan ‘Atid”. (QS.Qaaf : 18)


 Ya, aku juga manusia yang tidak sempurna dari segi akhlak dan petururan bahasa, tapi ku MENCUBA. Allah bersama dengan orang yang sedang berusaha.. maka apasalahnya kita menjadi manusia yang positif dari bahasanya dan hatinya dan menjauhi sebaliknya..

wallahu'alam 


tinta permata :


No comments:

Post a Comment